Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 18

James menatap kekasih masa kecilnya yang dulu selalu dia perhatikan dan manjakan itu, tetapi kini James hanya merasa asing dan sangat jijik. James mengangkat kakinya dan dengan lembut menendang tangan Luna menjauh. "Mulai hari ini, kita putuskan semua hubungan kita," kata James sambil berbalik badan dan tidak mau lagi melihat Luna. "Pengawal, cepat bawa dia kembali ke rumah sakit jiwa! Kalau aku melihatmu muncul di depanku dan Camelia lagi ...." James berhenti sejenak, suaranya terdengar dingin. "Akan kubuat kamu benar-benar memahami arti menyesal." Luna pun ambruk ke atas tanah. Dia menatap punggung tegak James, tetapi tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Suara tawanya terdengar melengking dan menusuk telinga. "Camelia sudah pergi! Dia nggak menginginkanmu lagi! James, sadarlah! Dia nggak akan pernah memaafkanmu! Dia nggak akan pernah tahu apa pun yang kamu lakukan! Sekalipun dia tahu, dia nggak akan peduli! Dia sudah membencimu! Dia nggak akan pernah memaafkanmu!" James berhenti melangk

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.