Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 11

Meninggalkan sekolah, Haris tanpa sadar membuka jendela percakapan Wendy. Setelah saling mengenal selama sepuluh tahun, riwayat percakapan mereka tidak banyak. Sebagian besar, Wendy yang berbicara, sementara Haris baru membalas satu dua kata setelah berhari-hari. Dulu dia merasa Wendy menyebalkan. Kini melihat tanda seru merah di layar, dia sadar bahwa Wendy tidak akan pernah membuatnya merasa sebal lagi. Haris justru merasa kesal tanpa alasan. Saat itu telepon berdering. Suara Bu Tania yang menahan amarah terdengar, "Segera pulang ke rumah lama!" Haris tidak tahu apa yang terjadi. Begitu tiba di rumah lama, dia langsung dilempari setumpuk dokumen. "Lihat sendiri ini semua apa!" Haris memungut dokumen di lantai, membaliknya satu per satu, dan mendapati semuanya adalah laporan keuangan dengan berbagai kesalahan. Dia bertanya dengan terkejut, "Siapa yang mengerjakan ini?" Bu Tania menepuk meja dengan marah. "Selain Lisa, siapa lagi? Menurut Ibu, kamu benar-benar sudah gila. Wanita itu ba

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.