Bab 16
Kota Mellora.
Setelah Haris pergi, kehidupan kembali berjalan seperti biasa.
Wendy tetap melukis dan membuat sketsa setiap hari, Nina bersekolah seperti biasa, dan keduanya seolah-olah sepakat untuk tidak menyebut nama Haris.
Hingga suatu hari, Wendy menerima sebuah telepon yang mengatakan ada seseorang yang ingin membeli lukisannya.
Lukisannya memang dipamerkan di galeri, tetapi di kota kecil itu tidak banyak orang yang memahami seni, apalagi membeli lukisan.
Wendy merasa heran, lalu melihat bahwa orang yang berdiri di samping pemilik galeri adalah Haris.
Pria itu memandangi lukisan Wendy dengan saksama, profil wajahnya sama seperti dulu, membangkitkan kenangan yang lama terpendam di hati Wendy.
Haris tidak pernah melihat lukisannya sedetail ini sebelumnya.
Dia selalu tidak peduli pada segala hal tentang diri Wendy.
Dia telah melukis tak terhitung banyaknya karya yang berkaitan dengan Haris, tetapi di mata Haris semuanya hanyalah sampah.
Kini, justru sebuah lukisan yang sama sekali ti

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link