Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 19

Setelah berkata demikian, Wendy pun pergi tanpa menoleh kembali. Makan malam itu berjalan cukup menyenangkan. Yogi berinisiatif untuk mengantar Wendy pulang. Dia sempat ingin menolak, tetapi tidak tahan dengan ajakan hangat Yogi, akhirnya dia setuju. Baru tiba di depan rumah Keluarga Siswanto, mereka sudah melihat sosok Haris. Wendy tidak terkejut. Cepat atau lambat, pria itu memang akan menemukannya kembali. Melihat Wendy turun dari mobil seorang pria asing, Haris seolah-olah tersambar petir. "Wendy, siapa dia?" Yogi juga menatap Haris dengan penuh penilaian. Wendy berkata dengan agak tidak berdaya. "Haris, hubungan kita sudah berakhir. Aku nggak ingin melihatmu lagi. Nina juga nggak ingin melihatmu lagi. Untuk apa kamu melakukan ini?" Mendengar kata-kata itu, Haris panik dan mencengkeram lengan Wendy. "Nggak, aku nggak mau berakhir!" "Baru sekarang aku mengerti, wanita yang kusukai itu kamu. Wanita yang paling tidak boleh kusia-siakan juga kamu. Dulu aku memang bodoh, aku nggak sehar

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.