Bab 21
"Ah!"
Di pinggir jalan, Lisa ketakutan. Dia hanya ingin memberi pelajaran pada Wendy, dan tidak menyangka akan terjadi kecelakaan sebesar ini.
Tanpa memedulikan Wendy yang masih tergeletak di tanah, Lisa langsung berbalik dan kabur tanpa berpikir panjang.
Wendy hanya merasa tubuhnya berguling beberapa kali. Pandangannya makin gelap, makin sunyi. Dia bahkan tidak tahu kapan dirinya tiba di rumah sakit.
Saat terbangun, di samping ranjang berdiri Pak Benny, Bu Karen, dan Nina.
"Kamu sudah sadar, bagaimana perasaanmu?"
Wendy memegangi kepalanya yang terbalut perban, merasakan sakit kepala yang hebat.
Bu Karen segera membantunya berbaring kembali. "Dokter bilang kamu mengalami gegar otak. Untungnya nggak terlalu parah. Kalau nggak, Ibu benar-benar bisa ketakutan setengah mati."
"Sebetulnya apa yang terjadi? Kenapa bisa sampai kecelakaan?"
Wendy teringat wajah Lisa.
"Itu Lisa."
Dia menceritakan seluruh kejadian saat itu.
Setelah mendengarnya, Pak Benny bangkit dengan marah. "Ini sungguh kete

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link