Bab 19
Perjanjian perceraian itu adalah hadiah terakhir yang Anita tinggalkan untuk Pandu, sebuah cara untuk benar-benar memutuskan hubungan mereka.
Ironisnya, Pandu hanya bisa mengandalkan perjanjian perceraian untuk mengingat Anita.
Pandu melaminating surat cerai itu agar bisa membacanya beberapa kali sehari.
"Anita, di mana kamu? Aku benar-benar tahu aku salah. Aku nggak akan meminta maaf, aku hanya ingin bertemu denganmu untuk terakhir kalinya!"
"Anita, mereka yang menindasmu telah menerima hukuman yang setimpal. Aku pun ... menderita baik secara fisik maupun mental. Bisakah kamu datang menemuiku sebentar?"
"Anita ...."
Tidak jelas berapa lama Pandu bergumam sebelum tubuhnya lemas dan dia pingsan.
Situasi Keluarga Amarand juga tidak seenak yang orang-orang bayangkan, terutama kalau mempertimbangkan keluarga dari mantan teman-teman Pandu.
Ketika berita tentang kandasnya pernikahan Pandu dan Anita tersebar, banyak orang berseru bahwa mereka tidak lagi percaya pada cinta.
Dulu, ada begitu ba

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link