Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 26

"Maaf, aku nggak mau menikahimu. Ayo kita putus. Aku nggak mencintaimu lagi." Dalam mimpinya, Anita menghindari tangan Pandu dan berjalan makin jauh. "Anita! Nggak! Kamu nggak bisa melakukan ini!" "Aku janji akan memperlakukanmu dengan sangat baik. Kamu kan suka ketan, akan kubelikan buatmu setiap hari! Perhiasan, aset, properti, saham, apa pun yang bisa kuberikan padamu, akan kuberikan! Tetaplah di sisiku, ya?" Pandu memohon dengan putus asa. Namun, Anita sama sekali tidak menoleh. Pandu mengejar wanita itu dengan putus asa, tetapi tidak mendapatkan apa pun. Bahkan kedua cincin pertunangan yang Pandu pegang juga hilang. Anita tidak menginginkan Pandu ataupun cinta pria itu lagi. Anita tidak menginginkan apa pun. "Anita .... Anita ...." Kelopak mata Pandu terpejam rapat dan butiran keringat dingin membasahi wajah pucatnya. Pandu menggigit bibirnya hingga berdarah. Entah sudah berapa kali dia bergumam memanggil Anita. Sorot tatapan Pak Agung pun tampak khawatir. Dia menghela napas panja

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.