Bab 28
Setelah acara peluncuran selesai, Diana kembali ke hotel tempatnya menginap.
Dia berdiri di depan jendela, menatap gemerlap lampu kota.
Dalam benaknya terlintas mata Yanto yang tenang dan lembut, tidak lagi dipenuhi obsesi dan kegilaan, yang dilihatnya tadi dari bawah panggung.
Dia berdiri diam sejenak.
Lalu, berbisik pada dirinya sendiri.
"Semua sudah berlalu."
Dia duduk di meja, membuka laptop.
Membuat dokumen baru.
Kursor berkedip.
Dia mengetik kalimat pertama.
[Seorang wanita, setelah terlahir kembali, menyadari bahwa dia tidak lagi mencintai. Dia mengira itu akan sangat menyakitkan, tetapi kemudian menemukan bahwa tidak mencintai justru membebaskannya. Dia terbang tinggi dan jauh, melihat pemandangan yang tidak pernah dilihatnya di kehidupan sebelumnya. Adapun pria yang pernah dicintainya, dia menjadi satu halaman dalam buku hidupnya. Halaman itu dibalik, dan selesai sudah. Sementara dia, masih memiliki begitu banyak halaman yang harus ditulis.]
Waktu berlalu, masing-masing melang

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link