Bab 11
Namun, saat tangannya nyaris menyentuh kerah Cyntia, Reza berhenti.
Nara masih menunggunya di rumah.
Pikiran itu muncul, menancap kuat dan tumbuh di benak Reza.
Dia tak bisa mengkhianati Nara.
Segala dorongan dan hawa nafsu hilang seketika. Reza menutup pakaian Cyntia yang tipis dengan jaketnya, menatap wajah gadis itu yang mendadak pucat, lalu berkata dengan tegas, "Cyntia, maaf."
"Nara adalah tunanganku. Meskipun dia melakukan banyak kesalahan akhir-akhir ini, aku yakin itu hanya kesalahan sesaat. Besok saat pulang, aku akan mencari waktu untuk bicara baik-baik dengannya."
"Setelah semua kesalahpahaman selesai, aku akan menikahinya," Reza tidak pernah berubah dari tekad itu.
Saat mengucapkan kata-kata itu, bayangan yang telah dia bayangkan berulang kali muncul kembali.
Nara mengenakan gaun pengantin yang memesona, lapisan demi lapisan kain putih yang suci membuatnya tampak anggun dan menawan.
Reza menggenggam tangannya, dan mata Nara memancarkan cinta dan kepercayaan sepenuhnya padan

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link