Bab 11
Pada akhirnya wanita itu pergi sambil menangis.
Setelah itu Kevin menegur Elisa dan memintanya untuk menyalin kitab suci selama tiga hari.
Jika dipikir-pikir, Kevin menyadari jika dia bisa menghentikan Elisa saat wanita itu sedang menyatakan kepemilikannya. Tapi dia tidak melakukannya.
Kenapa bisa seperti itu?
Kevin masih tidak mengerti sampai sekarang.
Entah kenapa dia bisa tiba-tiba teringat dengan ekspresi marah Elisa saat memeluk Nita yang pakaiannya berantakan.
"Kevin, kuberi tahu padamu. Meski aku punya banyak kekurangan, kamu harus setia padaku karena sudah setuju untuk berkencan denganku!"
"Aku sangat pemarah. Kalau aku lihat kamu goda wanita lain, aku akan berubah jadi harimau betina dan gigit kamu sampai mati!"
Waktu itu, dia mengancamnya seperti itu.
Suara itu bergema di telinganya. Seperti sepasang tangan raksasa yang langsung menenangkan emosi yang bergejolak di dalam hati Kevin.
"Sudah sangat larut, kamu tidurlah dulu. Aku akan lihat kondisi rumah itu."
Kevin mendorong Ni

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link