Bab 27
Laticia mengusap air matanya dan bertanya dengan gugup, "Ka ... karena apa dia ditangkap? Bukannya urusan waktu itu sudah selesai?"
Polisi menoleh dan berkata, "Percobaan pemerkosaan. Ada orang yang mengirimkan bukti baru pada kami."
"..."
Laticia refleks mencari sosok Enzo. Satu-satunya orang yang tahu tentang percobaan pemerkosaan itu seharusnya hanya dia. Karena laptop Ardo dibawa pergi olehnya dan di dalamnya ada rekaman CCTV di rumah sewa itu. Apa mungkin itu dia?
Dia mencari cukup lama tapi tetap tidak menemukan bayangannya, sorot matanya perlahan meredup dan mengejek dirinya sendiri di dalam hati. Siapa dirinya? Tidak lebih dari hewan peliharaan sementara yang dia pungut karena iseng sesaat. Mana mungkin dia melakukan semua itu untuk dirinya?
Itu adik sepupunya. Meski dia bilang akan menjadi penopangnya, tapi tidak mungkin dia menyerahkan sepupunya sendiri ke penjara.
Terlalu tidak masuk akal.
Tiba-tiba lengannya ditarik seseorang. Leo menariknya, tidak mau pergi. "Anakku, tolon

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link