Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 49

Detik berikutnya, Enzo mengangkatnya dari lantai dan melempar ke tempat tidur. "Berbaring." "Apa ... apa yang kamu lakukan!" Laticia melihat jarum panjang di tangan Enzo, ingin melarikan diri tapi tangan besarnya menekan perutnya dengan keras. "Ah!" Sakit membuatnya menjerit. Jari hangat Enzo menekan perutnya, sementara jarum panjang di tangan lain sudah masuk ke kakinya. "Jangan bergerak, sudah ditusuk. Ulurkan tanganmu." "..." Laticia kaget dengan tindakannya dan refleks menyerahkan tangan. Enzo tampak tegas, gerakannya cepat. Detik berikutnya, jarum panjang masuk ke titik akupresur di tangannya. "Jangan bergerak! Aku tusuk beberapa titik, nggak sekuat obat penghilang sakit, tapi rasa sakit bisa turun ke level yang bisa kamu tahan." Laticia tercengang. "Kamu ... kamu bisa akupunktur juga?" "Memangnya aneh? Aku dokter!" "Tapi kamu dokter gigi." Enzo mendengus pelan, tatapannya menyapu Laticia. "Aku belajar semuanya, tapi fokus di gigi demi seseorang yang sangat penting." Seseorang yan

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.