Bab 54
Albert melihatnya tidak menjawab, jadi mengulurkan tangan mendorongnya, "Aku bicara denganmu. Kamu dengar ...."
"Dokter Albert, nggak perlu antar."
Enzo berkata dingin, matanya tetap menatap koper tua itu.
Apakah sayapnya sudah kuat atau ada yang memasangkan sayap palsu untuknya?
Dia mau terbang begitu saja?
Albert sedikit mengerutkan alis dan merentangkan tangan. "Bukankah kamu yang menyuruhku datang? Aku hanya menasihati sedikit, malah mau diusir? Dokter Enzo, hatimu jahat sekali."
Saat ini Laticia keluar dari dapur sambil membawa semangkuk sup. "Cepat makan, semuanya masakan rumah, nggak tahu Dokter Albert suka nggak."
"Suka! Dokter Enzo saja suka, tentu saja aku suka!" Albert langsung mengambil sumpit dan makan, sama sekali tidak berniat pergi.
Enzo menarik kursi dan duduk di sampingnya. Mata dinginnya ada sedikit amarah.
Dia mengetuk meja dengan punggung jarinya dan berkata sambil menggertakkan gigi, "Makan pelan-pelan, jangan sampai mati tersedak."
Albert sambil makan tertawa pel

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link