Bab 68
Di penjara.
Laticia melihat ayahnya yang berusaha untuk bunuh diri. Kepalanya dibalut dengan kain kasa yang tebal, matanya juga berkilat dengan licik. Pria ini bahkan terlihat lebih berat dari sebelumnya.
Sepertinya kehidupan pria ini di dalam penjara sama sekali tidak semenderita yang dia bayangkan.
"Kamu cari aku?"
Suaranya terdengar sangat dingin, seperti tetesan air yang menetes dari rambutnya.
Waktu pulang kerja Enzo masih belum tiba, Laticia juga tidak ingin mendesaknya, jadi dia hanya bisa berjalan kaki dan naik taksi sendiri.
Saat melihat Laticia, Leo langsung tersenyum menyanjung. "Aku tahu kalau putriku nggak mungkin mengabaikanku. Apakah di luar sedang hujan? Tubuhmu bahkan sampai basah kuyup, apakah kamu kedinginan?"
"..."
Laticia menarik kursi untuk duduk di seberang Leo, rambutnya yang basah menempel di dahi dan lehernya, terasa lengket dan tidak nyaman.
Hanya saja, hal yang membuat Laticia semakin merasa tidak nyaman adalah kekhawatiran Leo yang sangat munafik sampai sip

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link