Bab 79
Hati Laticia dipenuhi oleh gejolak emosi, ucapan yang dia katakan tanpa pikir panjang langsung membuat suasana menjadi canggung.
Bola mata hitam Enzo yang tajam tiba-tiba berkilat, dia berjalan mendekat sambil berkata, "Memangnya aku orang yang seperti apa? Cepat jelaskan."
Pria itu terus mendekat dengan aura dingin yang memancar dari tubuhnya, dia membuat Laticia tersudut di sudut yang sempit.
Laticia menyadari jika dia telah salah bicara, tapi ucapannya tidak bisa ditarik kembali.
Dia menatap mata Enzo yang tajam sambil berusaha untuk mencari alasan. "Bukan ... bukan seperti itu. Dokter Enzo, to ... tolong jangan mendekat lagi!"
Laticia meringkuk di sudut balkon, seluruh tubuhnya gemetar seperti kelinci yang terperangkap di depan seorang pemburu yang kuat.
"Laticia, apakah aku terlalu baik padamu sampai kamu lupa dengan statusmu?"
Enzo menyandarkan satu tangannya di dinding, suaranya terdengar sedingin kulkas yang baru dibuka. "Kalau ada waktu luang, coba naik ke timbangan. Aku nggak

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link