Bab 44
Sebaliknya, gadis yang memberi 120 miliar tanpa sepatah kata pun baru benar-benar jujur. Dia tidak memanfaatkan keadaannya sedikit pun, malah memberinya syarat paling menguntungkan.
Selain nomor telepon, dia tidak meninggalkan apa pun. Apa gadis itu tidak takut dia membawa 120 miliar itu kabur dalam semalam?
Saat mengingat hal itu, Oscar menghubungi Cassandra.
Hasilnya, telepon itu bahkan belum tersambung, mereka sudah bertemu di depan lift!
Oscar tampak kaget dan senang. "Nona, aku baru mau mengajakmu bertemu. Kontraknya sudah siap, kapan kamu punya waktu untuk menandatanganinya?"
Cassandra melihat waktu, lalu berkata, "Ada kafe di dekat sini, kita ke sana saja."
"Baik."
Mereka pun meninggalkan rumah sakit.
Setelah duduk di kafe, Cassandra sekalian menanyakan kondisi putri Oscar. Katanya operasi berjalan sangat sukses dan dua hari lagi anak itu sudah bisa dibawa pulang untuk pemulihan.
Cassandra mengangguk, tidak bertanya apa-apa lagi. Dia bahkan tidak melihat isi kontrak dan langsung

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link