Bab 50
Baru saja dia berjalan ke pinggir jalan, sebuah mobil van Rolls Royce hitam berhenti di depannya.
Kaca jendela turun, menampilkan wajah Victor yang menakjubkan.
"Naik."
Dia menoleh menatap Cassandra dengan tenang. Nada suaranya tenang tapi tidak bisa ditawar.
Setelah beberapa pertemuan sebelumnya, Cassandra sudah tidak waspada lagi seperti dulu terhadap Victor. Jadi tanpa banyak bicara, dia langsung masuk mobil.
Setelah duduk, dia baru sadar kalau yang menyetir adalah Kenneth.
"Hai."
Kenneth tersenyum lebar, melambaikan tangan pada Cassandra. "Adik kecil, kita bertemu lagi."
"Lama nggak bertemu."
Cassandra membalas dengan anggukan sopan.
Namun entah cuma perasaannya atau bukan, dia merasa tatapan Kenneth agak aneh.
Matanya sesekali melirik Cassandra dan Victor, ada sedikit rasa ambigu yang sulit dijelaskan.
Cassandra tidak tahu, kalau kebetulan bertemu di gerbang sekolah kali ini sebenarnya diatur oleh Kenneth.
Lima menit sebelumnya, mereka kebetulan lewat, Kenneth bercanda bertanya, "

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link