Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 62

Melihat Cassandra memutar lehernya dengan wajah menyedihkan, Victor merasa lucu dan memijat lehernya dengan lembut. Cassandra bergumam pelan, "Bukankah karena aku mau bayar utang budimu ...." Tidak bisa dipungkiri, pria itu kuat dan lihai. Setelah lima atau enam kali pijatan, rasa pegal di lehernya sudah jauh berkurang. Helikopter mendarat di atap rumah sakit Keluarga Sumaris. Cassandra melompat lebih dulu, lalu menoleh dan menyapa Victor. "Aku pergi dulu ya." Saat Cassandra hendak pergi, Janice yang terbangun menatapnya dengan mata berkaca-kaca dan terlihat enggan berpisah. "Kak Cassandra, huhu ... aku masih bisa melihatmu nggak?" Cassandra tersenyum dan meninggalkan kontaknya untuk Janice. "Kamu infus dulu, besok aku akan datang menjengukmu di rumah sakit." "Baik!" Mendengar itu, Janice langsung bersemangat kembali. Setelah meninggalkan rumah sakit, Cassandra naik taksi pulang. Malam sebelumnya dia tidak pulang, sinyal di tempat itu hilang. Akhirnya dia kembali, tapi ponselnya habis

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.