Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 67

Serius? Apakah keberuntungannya sebaik ini? Di Gunung Baromo ini dia bisa bertemu seseorang yang sekarat begini? Cassandra memijat pelipisnya. Dia tidak mungkin diam saja, jadi dengan pasrah dia menepuk wajah pria itu sambil berteriak, "Hei, bangun, bisa berdiri nggak?" Pria sebesar ini jelas tidak mungkin dia angkat. Setelah ditepuk beberapa kali, pria itu bereaksi. Dia membuka mata, memegang kaki Cassandra dan berkata, "Tolong aku, aku akan membalas budi." Setelah itu, dia benar-benar pingsan. Cassandra ingin sekali mengumpat. Bagaimana mungkin orang yang terluka parah seperti ini bisa mendaki gunung? Namun melihat kondisinya, kalau tidak segera ditolong orang ini benar-benar akan mati. Cassandra hanya bisa menggertakkan gigi, mengerahkan seluruh tenaga untuk menggendongnya turun gunung. Dia membawanya ke rumah sakit terdekat. Untungnya pertolongannya tepat waktu, nyawanya terselamatkan. Saat melihat pria itu masih tertidur di ranjang rumah sakit, Cassandra menelepon Deasy. Dia berka

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.