Bab 78
...
Keesokan harinya saat pergi ke sekolah, Cassandra melihat Janice sudah menunggunya di gerbang sekolah.
Tadi malam dia sudah memberi tahu ayahnya, ingin mengatur seorang teman masuk sekolah dan sekelas dengannya.
Bagi Maxi, ini bukan masalah. Lagi pula, dulu Agatha juga masuk dengan cara yang sama.
Permintaan putri kesayangannya tentu tidak mungkin dia tolak.
Jadi semuanya berjalan lancar.
Namun sampai semua prosedur selesai dan mereka duduk di kelas, Janice masih merasa seperti mimpi.
Dia tidak menyangka bisa belajar di sekolah terbaik di Kota Lumora!
Bagi dia, ini adalah kesempatan yang luar biasa!
"Huhu, Kak Cassandra, terima kasih ya!"
Janice senang sekaligus terharu, rasanya ingin memeluk Cassandra dan menciuminya beberapa kali!
Cassandra tidak berdaya dan menjitak kepalanya dengan lembut. "Jangan bercanda, fokus belajar."
"Baik." Janice tersenyum konyol.
Satu pagi pun berlalu begitu saja. Cassandra membawa Janice menuju kantin untuk makan siang.
Agar lebih sedikit orang, merek

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link