Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 88

"Kenapa?" Mendengar itu, Maxi dan Deasy terkejut. Tapi mendengar Cassandra bernapas terengah-engah karena berlari, jantung mereka langsung menegang. Lalu berkata dengan khawatir, "Cassandra, ada masalah di sana? Perlu Ayah jemput nggak?" "Nggak perlu, aku segera sampai." Setelah itu, Cassandra menutup telepon. Saat itu dia sudah berlari dari jalan kecil di dekat sekolah ke kawasan yang ramai, menghentikan sebuah mobil dan naik. Lalu menelepon Jonathan. Sejak Cassandra menyelamatkan Jonathan di Gunung Baromo, meski lukanya baru sembuh, dia langsung masuk kerja di perusahaan. Meski hanya sebagai satpam, dia punya otak juga tenaga. Dia bukan hanya beberapa kali memukul orang yang datang mengganggu, dalam urusan bisnis pun dia bisa memberi saran. Oscar beberapa kali memujinya di depan Cassandra, merasa bakatnya terbuang. Dia berniat menaikkan posisinya, tapi Jonathan tidak tertarik, hanya ingin jadi satpam tanpa banyak perhatian. Telepon cepat tersambung. Cassandra tanpa basa-basi berkata.

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.