Bab 414
Azura menambahkan bumbu pada kejadian barusan ketika melapor pada Yuna.
"Hari ini Pak Shayne bangun agak siang. Saat ke sana, aku baru tahu kenapa Pak Shayne bangun telat."
"Kenapa?"
Azura berkata ragu-ragu, "Itu ... itu ...."
Yuna cemas dan bertanya, "Ada apa sebenarnya?"
"Semalam ... sepertinya Merry menempel terus pada Pak Shayne, jadi, jadi ...."
Yuna mana mungkin tidak paham maksud Azura, wajahnya langsung menjadi dingin.
"Lalu bagaimana?"
"Waktu aku menemui Pak Shayne, Merry bilang ... hari ini Pak Shayne nggak akan datang. Aku bilang Nona Yuna belum makan dan belum ganti perban, Merry menyuruhku jangan mencari mereka, tapi cari dokter. Dia juga bilang ...."
Yuna bertanya dingin, "Bilang apa?"
"Dia bilang, tanpa Pak Shayne, Nona Yuna juga nggak akan mati ...."
"Brak!"
Yuna melempar sebuah cangkir ke lantai dan pecah berkeping-keping.
Azura ketakutan sampai tubuhnya bergetar.
Yuna perlahan tenang lagi, tapi matanya tetap dalam dan tajam.
...
Siang harinya, Merry dan Shayne baru ma

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link