Bab 542
Jawaban pria itu sesingkat biasanya. "Lumayan."
Merry bertanya dengan penuh minat, "Lumayan itu sebagus apa?"
Shayne menarik Merry ke dalam pelukan dan berbisik di telinganya, "Nanti kamu akan tahu."
Keduanya bermesraan di hadapan Sandra lagi.
Namun kali ini Sandra menonton dengan sangat gembira.
Dia menoleh ke arah Yuna yang senyumannya telah memudar dan tiba-tiba mengerti maksud Merry.
Merry menerima ajakan Yuna untuk membalasnya.
Hebat! Itu langkah yang cerdas.
Sebelum tiba, Sandra sudah mempersiapkan diri dibombardir dengan kemesraan karena tindakan mereka selalu mesra di depan umum.
Sandra melirik Yuna, siapa suruh wanita ini tidak mau menyerah? Hari ini kamu pasti akan marah setengah mati!
Merry dan Sandra datang dengan pakaian olahraga, jadi mereka tidak perlu berganti pakaian. Namun Yuna harus berganti pakaian yang lebih nyaman.
Saat Yuna hendak berganti pakaian, Sandra berbisik kepada Merry, "Merry, nggak kusangka kamu begitu licik."
Merry mengangkat alis dan menatapnya.
Sandr

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link