Bab 548
Merry berkata dengan malas, "Sebanyak apa pun aku berlatih, mungkin aku nggak akan sebaik Nona Yun."
Merry berdiri saat mengatakan ini.
Sandra terlihat termotivasi oleh pertandingan antara Shayne dan Yuna sampai berlatih tanpa henti. Sayangnya, Sandra masih pemula sehingga sekeras apa pun dia berlatih, dia tidak bisa langsung mencapai tingkat kemampuan Yuna.
Shayne terus mengajar Merry, sementara Yuna punya waktu luang dan duduk untuk beristirahat.
Tatapannya tanpa sadar tertuju pada Shayne.
Mata Shayne jernih dan dalam, wajah tampannya tetap datar seperti biasa.
Dia menunduk dan mengatakan sesuatu kepada Merry.
Shayne tidak banyak bicara dan hanya mengucapkan beberapa patah kata kepada Merry, sepertinya tidak berbeda dengan cara dia berbicara kepada orang lain.
Hanya saja ....
Yuna menyadari sorot mata pria itu melembut saat sesekali tanpa sengaja menatap Merry, tidak seperti sikap cuek yang dia tunjukkan kepada orang lain.
Entah mengapa sorot mata Yuna agak kosong.
Shayne memperlakuk

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link