Bab 12
Aku merasa ucapannya sangat tidak masuk akal.
"Darian, atas dasar apa kamu merasa aku masih akan kembali ke sisimu setelah kalian berdua menyakitiku seperti itu?"
Aku menatapnya dengan dingin dan menepis tangannya dengan jijik.
"Sejak kalian menipuku demi Sania, aku sudah nggak menginginkanmu dan Darren lagi."
Senyum Darian langsung membeku di wajahnya. Dia meraih tanganku dengan panik sambil berusaha untuk menjelaskan hal ini.
"Itu semua adalah ide Darren! Sharon, aku nggak pernah berpikir untuk melukaimu. Aku juga nggak ...."
"Sudah cukup."
Aku menyela ucapannya, lalu mendorongnya menjauh.
"Itu memang ide Darren, tapi kamu juga terlibat. Darian, jangan anggap seolah-olah dirimu sangat polos. Kamu menipuku, memfitnahku dan menyakitiku. Atas dasar apa kamu minta aku memaafkanmu?"
Darian seperti terluka oleh sikap dinginku. Dia tanpa sadar mundur selangkah, tapi tidak bisa menahan diri untuk melangkah maju lagi.
"Bukan seperti itu, Sharon. Kasih aku satu kesempatan lagi, aku pasti nggak

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link