Bab 1016
Sang komandan berdeham, lantas berujar dalam bahasa asing yang cukup fasih, "Aku sarankan kalian segera serahkan sandera, senjata yang kalian punya, dan ikut kami buat menjalani penyelidikan."
"Kalau nggak, kami akan ambil tindakan tegas terhadap kalian. Hukum negara kami sangat ketat. Kalian akan dikenai berbagai tuntutan sekaligus. Akibatkan nggak akan bisa kalian tanggung."
"Hehe, hukum yang ketat? Kamu lagi bercanda, ya?" Clarine tertawa sinis.
Komandan itu memandang wanita timur yang berdiri anggun di depannya, kemudian menyeringai dingin yang menyiratkan makna tersembunyi. "Nona, keberanianmu berbicara seperti itu luar biasa. Tapi, kau nggak takut menghabiskan sisa hidupmu di balik jeruji besi?"
Winston, yang mendengarkan percakapan di luar, hanya mengulas senyum simpul tanda puas.
"Senyum? Beraninya kamu senyum!"
Bram, yang matanya menangkap lengkungan kecil di bibir Winston, melayangkan pukulan keras ke wajah pria itu. Darah mengalir deras dari hidungnya.
"Kalau ada yang pantas

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link