Bab 2027
Tidak peduli seberapa kerasnya keinginan Wesley, dia tidak bisa menahan teriakannya.
Setelah melihat apa yang terjadi, Ambrose langsung menjadi pucat. “Berhenti! Aku menyatakan bahwa pertarungan sudah berakhir! Kau sudah menang sekarang, Fane, jadi hentikan apa yang ingin kau lakukan!”
Ambrose tidak bisa hanya menyaksikan serangan Fane menghancurkan Wesley sepenuhnya. Meski pukulan Fane sebelumnya mematahkan tulang rusuk Wesley, itu tidak menyebabkan cedera yang lebih fatal. Keringat dingin menetes di dahi Ambrose saat dia takut Fane akan melanjutkan serangannya, bahkan jika Fane memang mendengarkannya.
Bagaimanapun juga, permusuhan antara Fane dan Wesley semakin dalam, dan Wesley bahkan bersikeras untuk melumpuhkan Fane sebelum pertarungan.
Fane bukanlah seseorang yang akan memaafkan dan melupakan begitu saja. Dia juga sangat berbakat dan tidak terlalu mementingkan fakta bahwa Wesley berasal dari keluarga penting.
Anehnya, Fane berhenti menyerang setelah mendengar teriakan Ambrose da

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link