Bab 507
"Biar adil, kalau separuh dari total orang mendukungku, anggap aku menang. Sebagai hukuman, Pak Ahmad hanya perlu bersujud dan minta maaf pada kakekku. Bagaimanapun, ulang tahun yang ke-80 hanya sekali saja."
Jerry tetap tersenyum saat berkata demikian. Akan tetapi, senyumannya terkesan dingin di mata orang-orang.
Ahmad langsung mengernyit karena tidak senang terhadap permintaan Jerry. Berlutut dan bersujud adalah sebuah penghinaan besar.
Namun, jika Ahmad menolak, itu akan memberi kesan bahwa dia mengecut. Hampir dapat dipastikan bahwa separuh dari semua orang di sana akan mendukungnya. Dia tidak mungkin kalah.
Berpikir demikian, Ahmad mendengus dan berkata, "Oke, aku setuju dengan syaratmu. Sekarang, ayo tentukan pilihan kalian."
"Kepala keluarga yang menentang Jerry silakan berdiri di belakangku." Ahmad berjalan ke tempat kosong dan berseru pada semua orang.
Mendengar itu, Dorris segera berjalan ke sana. Di seluruh aula, tidak ada orang yang lebih membenci Jerry dibanding Dorris.
Se

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link