Bab 13 Dia Memang Sudah Menderita di Keluarga Hauten Selama Ini
Melalui kaca spion, Nando melihat Adele terkulai lemah di kursi, tampak begitu patuh dan membuat orang merasa iba.
Dia tahu Adele tidak kuat minum.
Tidak disangka beberapa tahun tidak bertemu, kondisinya justru semakin parah.
Entah sedang bermimpi apa, Adele bergumam pelan. "Nando ... jangan pergi ...."
Di dalam mobil tidak membuka lampu. Cahaya dari lampu jalan di luar berkumpul membentuk sebuah lingkaran terang dan jatuh tepat di wajah Adele yang sedang tertidur lelap.
Hati Nando langsung melunak seluruhnya.
Dia mengusap rambut Adele dengan pelan dan berbisik lembut. "Kali ini, aku nggak akan pergi ke mana-mana."
Satu kecupan yang tadinya ingin mendarat ke bibirnya, akhirnya bergeser dan berlabuh lembut di sudut matanya.
Dua puluh menit kemudian, mobil berhenti di depan Hotel Grand Royal.
Seorang pengawal datang membukakan pintu. Saat Nando turun, dia langsung membungkuk hormat. "Pak Nando."
Nando mengangkat Adele keluar dari mobil.
Pengawal yang berniat baik maju menawarkan bantuan.

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link