Bab 23 Siapa yang Berani Sentuh Adele?
Adele baru kembali ke rumah Keluarga Hauten pada pukul 9 malam.
Begitu tiba di depan pintu, dia bisa mendengar keributan di dalam.
Windy berkata dengan tidak senang, "Ibu, apa salah Anggita? Kenapa kamu marah padanya? Dia sudah hamil lebih dari 6 bulan, bayinya sudah terbentuk dengan sempurna. Jika terjadi sesuatu padanya, nyawa anaknya akan terancam."
Setelah itu terdengar suara James yang lebih terkendali, tapi tetap terdapat amarah di baliknya, "Nenek, lain kali Nenek bisa bicara baik-baik. Dokter bilang dia punya tanda-tanda keguguran kali ini. Kalau nggak hati-hati, mereka berdua akan berada dalam bahaya."
Siska mencibir. "Coba kalian tanya apa yang telah dia lakukan!"
Mata Anggita kembali memerah dan berkaca-kaca, benar-benar terlihat menyedihkan. "Emosiku sedikit nggak stabil selama kehamilan, aku nggak sengaja bersikap seperti itu pada Nenek."
"Nggak sengaja?" Siska memukul meja dengan marah, lalu memanggil pelayan untuk menceritakan kejadian waktu itu.
Adele mendengar dari pin

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link