Bab 81 Buat Apa Malu Kalau Mau Dapat Istri
Adele menoleh ke belakang. Nando dan Carman berdiri persis di belakang mereka.
Jelas mereka telah mendengarkan seluruh percakapan tadi.
Ekspresi Carman seperti orang tersiksa, "Ya, ampun Bu, jangan sembarangan menjodohkan orang, nanti anakmu mati konyol."
Begitu kata 'menjadi menantuku' keluar, Carman bisa merasakan suasananya menjadi dingin. Hawa dingin keluar dari tubuh Nando.
Orang yang menganggap Adele sebagai kesayangan, mana mungkin mengizinkan orang lain mengincarnya.
Karena khawatir Madeline berkata aneh-aneh, dan Nando akan mengamuk.
Madeline juga menyadari raut wajah Nando yang tak bersahabat, tapi tak berniat menahan diri, "Adel sebentar lagi akan lajang lagi. Memangnya salah jika aku mau mempunyai menantu?"
Carman baru hendak menutup mulut Madeline, Nando benar-benar tak tahan lagi, "Adel dan Carman nggak cocok."
Madeline menahan tawa, "Jadi dia cocok dengan siapa?"
Nando tidak menjawab. Langsung menggenggam tangan Adele, bicara dengan lembut, "Kamu capek , 'kan? Aku antar

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link