Bab 214 Mirip Sekali, Benar-Benar Mirip
Riana merasa agak kecewa ternyata anak itu bukan anak Hardy.
Memang mereka juga sudah berpisah begitu lama, mana mungkin anak itu anak Hardy.
Dia terlalu banyak berpikir.
Hanya saja, selama ini dia tidak pernah tahu mengapa di antara mereka ada konflik sebesar itu bahkan sampai pada titik tidak bisa hidup berdampingan.
Dia pernah bertanya pada Hardy, tetapi Hardy tidak mau memberitahunya.
Dia ingin bertanya pada Susan.
Namun, ketika kata-kata sudah di ujung bibir Riana menelannya kembali. Karena masing-masing sudah memiliki kehidupan baru, mengapa dia harus mengganggu mereka lagi.
Meski begitu Riana tetap tidak bisa menahan diri untuk peduli pada Susan. "Kapan kalian menikah?"
"Dua tahun lalu." Susan tidak berani menatap mata Riana.
Mereka berdua terlalu saling mengenal cukup dengan satu tatapan saja sudah bisa mengetahui apakah itu kebohongan atau kebenaran.
Susan sebenarnya belum menikah, tetapi di luar dia mengaku sudah menikah.
Hanya saja akta nikah itu palsu.
"Hamil pasti cukup be

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link