Bab 255 Pergilah Menjenguknya
Jiana tidak pernah berniat menyakiti Hardy.
Lagi pula, saat memberinya obat, dia sudah memikirkannya dengan jelas. Selama Hardy tidur dengannya, obat itu tidak akan menimbulkan dampak apa pun.
Pasti ada sesuatu yang terjadi tanpa sepengetahuannya.
Masalah ini tidak ada hubungannya dengannya.
Namun, hati Jiana tetap gelisah. Awalnya, dia masih bisa mendorong kesalahan pemberian obat itu sebagai akibat mabuk dan hilang kendali. Meskipun Hardy terbangun, dia tidak akan mengira telah diberi obat.
Namun, kali ini dia langsung masuk rumah sakit.
Perkara obat itu pasti akan terungkap. Bisa jadi begitu Hardy sadar, dia akan mencurigai Jiana.
Tidak bisa. Jiana harus menyelesaikan urusan di sini, nanti dia tinggal mencari wanita lain untuk dijadikan kambing hitam.
Saat dia datang, Hardy sudah minum cukup banyak, belum tentu pria itu akan curiga padanya.
Namun, dua hari berlalu, Hardy tidak juga menghubunginya.
Ini membuat Jiana agak rileks.
Padahal kenyataannya, Hardy terus berada dalam kondisi

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link