Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 259 Selalu Merasa Susan Adalah Miliknya

Riana menatap punggung Susan dengan perasaan hampa yang sulit dijelaskan, lalu berbalik membuka pintu kamar. Dia melihat Hardy duduk dengan linglung di tepi ranjang, mata memerah, jelas terlihat seperti habis menangis. Kata-kata yang ingin diucapkan Riana tertelan kembali. Dia hanya menepuk bahu putranya dan menghibur, "Sebaiknya kamu segera bangkit. Penampilanmu yang sakit-sakitan seperti ini nggak enak dilihat." Hardy tidak berkata apa-apa, hanya memejamkan mata sejenak. "Aku nggak apa-apa." Riana tidak lagi percaya pada kata "nggak apa-apa" yang diucapkan Hardy. Kalau memang tidak apa-apa, dia tidak akan sampai masuk rumah sakit dan membuat dirinya sendiri terlihat setragis ini. "Kalau kamu nggak mau menyerah, paling nggak rawat tubuhmu dengan baik. Kalau kamu terus merusak diri seperti ini, bagaimana caranya bersaing dengan Jovan?" ujar Riana dengan nada serius. Hardy menggumamkan persetujuan. Namun, saat ini dia hanya ingin menyendiri sejenak, lalu memikirkan cara lain yang masih

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.