Bab 74

Serina melihat Aldi dengan ekspresi merendahkan dan berkata, "Hanya memberinya sedikit pelajaran saja." Melihat Serina berbalik untuk pergi, Aldi segera memegang tangannya dan dengan dingin berkata, "Merina tak sehat. Kalau kamu melakukan sesuatu yang menyakitinya, Pak Alex dan Bu Melisa pasti tak akan membiarkanmu begitu saja." Serina berkata, "Aku belum melakukan apa pun pada Merina, tapi kamu sudah mulai merasa ketakutan?" Aldi mengerutkan kening lalu berkata, "Serina, apakah kamu memang ingin memutarbalikkan maksudku?" Dia sebenarnya khawatir Alex dan Melisa akan berbuat hal buruk terhadap Serina. Namun, Serina malah melihat itu seakan-akan Aldi merasa kasihan pada Merina. Serina tersenyum, "Apakah itu benar atau tidak, hatimu juga pasti tahu." Serina melepaskan tangannya dan berbalik. Aldi menatap punggung Serina dengan ekspresi dingin, dipenuhi amarah di dalam hatinya. Dalam perjalanan pulang, Serina bertemu Tommy. Melihat Serina, dia akhirnya menghela napas lega. "Serina, Pak Al

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.

Terms of UsePrivacy Policy