Bab 97

"Serina mendelikkan matanya lalu berkata, "Jadi kalau kamu tidak pulang semalaman, aku harus bergadang semalaman menunggumu?" "Tak mau." "Apa?" "Aku tak akan pergi suatu malam tanpa kembali." Serina tak menghiraukan perkataannya Aldi. Dia menguap dan berkata, "Aku mengerti. Sekarang, bisakah aku melanjutkan tidur?'" Melihat Serina akan kembali tidur, Aldi tidak tahan lagi dan berkata, "Serina!" "Ada apa lagi?" Serina menjawab dengan nada tidak sabar. Melihat ketidak sabaran di mata Serina, Aldi menggertakkan gigi dan berkata, "Aku minum malam ini. Bantu aku membersihkan diri.'" Serina menarik napas dalam-dalam, nyaris tidak menahan keinginannya untuk mengusirnya, bangkit dan mendorongnya ke kamar mandi. Serina mengeluarkan pasta gigi lalu menyerahkannya kepada Aldi. Serina menguap dan berkata, "Ini!" Setelah Aldi selesai menyikat giginya, Serina mengambil handuk lalu membasuh wajahnya dengan kasar, seolah-olah dia sedang mencoba menghilangkan lapisan kulit dari wajahnya. Aldi mengerutk

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.

Terms of UsePrivacy Policy