Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 22

Tapi Marcello hanya melirik sekilas, lalu mengangguk, "Hmm, agak macet di jalan." "Nggak masalah! Anggap saja aku keluar cari udara segar." Lina dengan sangat alami berjalan di sampingnya, sama sekali tidak mempermasalahkan sikap dingin Marcello, bahkan terus mencari topik. "Sudah lama nggak bertemu, Marcello, kamu kangen aku nggak?" Entah dia sengaja tanya begitu atau hanya basa basi sebagai teman lama. Pokoknya ekspresi Marcello tetap datar dan suaranya pelan, "Perusahaan sangat sibuk." Lina tampak sedikit kecewa karena tidak mendengar jawaban yang dia harapkan, tapi segera tersenyum lagi, "Kerja di bidang investasi, ya?" "Hmm." "Apa yang kalian bicara? Cepat masuk! Semua orang sudah menunggu!" Sebelum Lina lanjut bicara, Javier sudah teriak dari dalam. Lina tersenyum, "Sedang membicarakan pekerjaan dengan Marcello." "Eh, ngomong-ngomong, Lina, bukannya kamu kali ini pulang mau tinggal agak lama? Kamu juga lulusan keuangan, kenapa nggak kerja di perusahaan Marcello saja?" "Aku nggak

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.