Bab 708
"Selain masa remaja, masa lalu yang berakhir tanpa hasil itu, Victoria bagaimanapun juga pernah menyandang gelar 'wanita tercantik di Kota Santigo'. Siapa yang nggak ingin merasakan keindahannya? Setiap pria normal pasti ingin memilikinya. Tapi setelah kamu mendapatkannya, bukannya kamu merasa kalau dia biasa saja dan nggak ada yang istimewa?"
"Aku bersama dia atau nggak, memang nggak ada bedanya," jawab Julian dengan nada ambigu.
Bagi Gabriella, jawaban itu terdengar seperti bersama Victoria memang tidak ada artinya.
"Kata-katamu ini terdengar seperti pria ber*ngsek. Nggak ada cinta, hanya rasa penasaran dan nafsu untuk menaklukkan." Gabriella tertawa pelan, mengambil sebatang rokok dari saku Julian, dan menyalakannya sendiri.
Dia merokok, jadi harus menjauh dari Julian. Saat dia berbalik, dia melihat Victoria berdiri di luar pintu.
Gabriella tersenyum cerah dan menyapanya, "Kamu sudah datang?"
Punggung Julian sedikit menegang, lalu perlahan menoleh.
Dari sudut pandang Victoria, dia h

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์
ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม
เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ
เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ