Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 150

Thalia tidak mengatakan apa pun lagi, jelas-jelas suasana di luar mobil sangat ramai, tapi suasana di dalam mobil terasa sangat menyesakkan. Setelah beberapa saat, Zavier baru memejamkan matanya. Kemudian mengangkat tangan untuk memijat alisnya dan berkata dengan tenang, "Menurutku kamu harus pikir apa hal yang paling penting. Kalau nggak, kamu nggak akan bisa melakukan apa pun dengan baik." Terlihat jelas jika pembicaraan mereka kali ini tidak berhasil, tapi sudah tidak terdapat banyak orang yang merumorkan bahwa Thalia dan Zavier akan putus. Tiara berbisik pada Thalia, "Aku dengar saat Dokter Zavier datang menjemputmu hari itu, dia sengaja tanya pada kepala perawat di mana kamu berada, lalu bilang kalau dia mau jemput kamu." "Sepertinya dia juga mendengar rumor itu, jadi dia langsung bertindak untuk membuktikan bahwa kalian nggak akan putus. Aku jadi nggak terlalu membencinya sekarang." Hanya saja Thalia tidak merasakan apa pun di dalam hatinya. Ini karena dia mengetahui jika Zavier

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.