Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 178

Thalia merasa canggung mendengar ucapan Monica, tetapi tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya. Dia hanya bisa mendesak Nila untuk segera pergi mencari Jackry dan Tiara. Nila tertawa. "Kurasa Monica benar. Sakit hati karena seorang pria itu sial seumur hidup. Apa lagi kelebihan Zavier selain agak tampan?" Dia dan Jackry tidak pernah menyukai Zavier. Orang itu dingin seperti robot dan bergaul dengannya benar-benar melelahkan. Lagi pula, Thalia sudah mengalami banyak penderitaan demi pria itu. Nila dan Jackry sebagai sahabat merasa sedih begitu melihat Thalia tergila-gila pada Zavier tanpa mau bertobat. Monica mendongak dan melirik Nila sebelum berkata dengan tenang, "Bukankah kamu juga tergila-gila? Aku tahu kamu menyukai ayahku ...." Sebelum Monica selesai bicara, Nila menyela dengan suara batuk. Nila dan Thalia menatap Monica dengan ngeri. Raut wajah Monica sangat dingin. "Sudah kubilang kalau aku masih di bawah umur, tapi aku nggak bodoh." Nila tiba-tiba merasa canggung dan napasny

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.