Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 37

Faris juga merasakan ada yang aneh. Dia menoleh dengan bingung, matanya langsung tertuju pada Matthew yang berdiri di sana. Tak tahan, Faris berteriak, "Kak Matthew!" Pandangan Matthew beralih dari wajah kecil Kayla yang terkejut ke arah Faris, bibirnya tersenyum tipis. "Hubungan kalian ... cukup baik, ya?" ujar Matthew. Faris tampak malu-malu dan hanya berkata, "Lumayan." Dalam video, Kayla akhirnya bersuara lagi, "Faris, kamu lanjutkan urusanmu dulu. Pertanyaan yang kamu tanya tadi, kita bicarakan lain kali. Aku matikan ya teleponnya." Faris mengeluarkan suara "Oh", lalu memiringkan kepalanya dan melirik Matthew. "Kamu dan Kayla bertengkar?" Matthew menggelengkan kepala, lalu berkata, "Nggak, kenapa tanya begitu?" "Kelihatannya kalian nggak seperti kakak beradik." "Oh? Lalu, mirip apa? Suami istri?" Faris melambaikan tangannya, "Itu malah lebih nggak mirip. Kalau Kayla istrimu, kamu pasti lebih lengket daripadaku. Beberapa kali aku melihatmu memandanginya dengan tatapan kosong. Kak,

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.