Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 69

Kayla benar-benar tidak habis pikir. Apa Matthew mengalami amnesia? Apa dia sudah lupa, di lobi perusahaan tadi, kalau ada penggemar yang bertanya kapan dia akan menikahi Natalie? "Lepaskan!" seru Kayla, merasa jijik dan muak. Pria ini benar-benar tidak tahu malu! "Kamu sedih ya?" bisik Matthew dengan suara lembut di telinga Kayla. Mata Kayla langsung memerah. Sudah tiga tahun menikah, ini pertama kalinya Matthew bertanya tentang perasaannya. "Aku memang sudah salah menangani masalah ini. Kamu membiarkanku di sana, jadi dia punya celah. Coba waktu itu kamu suruh Rycca bawa aku ke kantormu, pasti nggak akan seperti ini, 'kan?" katanya, lalu menjilat lembut daun telinga Kayla. Dia pun baru sadar, Kayla tidak menindik telinga. Meskipun begitu, telinga Kayla tetap sangat indah. Saat Matthew hendak tenggelam dalam ciuman, Kayla berbalik dan mencengkeramnya. "Kamu bisa nggak punya sedikit rasa malu? Bisa nggak pakai logika sedikit?" serunya. Kayla benar-benar di ambang ledakan. Matthew mengh

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.