Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 99

Shayne menarik sabuk pengaman dari samping lalu memasangkannya untuknya. Merry terkejut. Suara berat serta dingin Shayne bergema di telinganya. "Pasang sabuk pengamanmu." Setelah melihat ini, Tamara merasa semakin puas dengan Shayne. "Merry, meskipun di kursi penumpang, kamu harus memasang sabuk pengamanmu ... Shayne perhatian sekali." Jika Tamara tidak ada di sana, Merry pasti akan mencibir. Ya, Shayne memang perhatian, begitu perhatiannya sampai-sampai membiarkan barang milik wanita lain muncul secara terang-terangan di dunianya. Seolah-olah Sofie adalah istrinya. Merry tetap diam, menoleh untuk menatap pemandangan di luar jendela. Saat itu, Tamara dan Shayne mengobrol dengan santai. "Shayne, Ibu dengar ... cinta pertamamu baru pulang beberapa waktu lalu." Begitu mendengar kata-kata Tamara, alis Merry sedikit bergetar. Bukan rahasia lagi bahwa Shayne dan Sofie selalu bersama. Semua orang tahu betapa Shayne peduli pada cinta pertamanya. Tidak mengherankan jika Tamara tahu tentang hal

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.