Bab 1196
Teguh mengerutkan bibir sambil mencibir. "Kami penyelamatmu!"
Wanita cantik itu tertegun dan hanyut dalam pikirannya.
Bayangan buru-buru menghampirinya dan menambahkan. "Waktu di pemandian air panas, kamu sedang dikejar, lalu masuk ke kamarku. Aku yang menyelamatkanmu."
"Terus ..."
Bayangan menceritakan semuanya dengan rinci.
Wanita itu berpikir sejenak.
Dia ingat.
Sepertinya ... memang seperti itu. Akhirnya dia merasa jauh lebih lega.
Dia juga menyadari pria berkulit gelap ini jauh lebih ramah dari Teguh.
Jadi, wanita itu menunjuk ke arah ranjang dan bertanya pada Bayangan, "Kalau gitu ... kamu sedang apa tadi? Kenapa datang tengah malam begini ..."
Bayangan mengeluarkan obat luka emas dan menunjukkan pada wanita itu. "Obat yang dioleskan sebelumnya harusnya sudah hampir terserap, jadi aku mau mengolesi lagi pada lukamu ..."
Wanita itu refleks menatap tubuhnya.
Benar.
Terdapat beberapa luka pada tubuhnya yang kelihatan sudah diolesi obat. Tampaknya memang obat pada tangan Bayangan.
Te

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์
ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม
เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ
เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ