Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 1211

"Ugh ..." Sayangnya, kecepatan senjata itu tidak sebanding dengan kecepatannya berlari. Baru saja dia menjauh beberapa meter, Xiomara merasa ada yang menusuk bokongnya. Jarum perak itu menikam dari arah belakang hingga tembus ke bagian kemaluannya. Terlebih lagi ... Racun dari jarum tersebut langsung menyebar ... Rasanya! Mantap sekali! "Akhh ..." Teriakan Xiomara sekali lagi menggema ke segala penjuru. Dalam waktu singkat, Xiomara kembali menutupi bagian selangkangannya dan merangakak di atas tanah. Dia menahan sakit yang luar biasa sampai-sampai keringatnya bercucuran tiada henti. "Cepat!" "Cepat bawa aku ke rumah sakit ..." Xiomara sangat lemah, tetapi dia masih bisa mengomel sebelum akhirnya pingsan. Para pengawalnya segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Ruang VIP kelas satu di lantai dua. Orang-orang di dalam ruangan itu mendengar keributan di bawah dan menonton dengan jelas pertarungan antara Teguh dan Xiomara. Hingga akhirnya Xiomara yang kalah. Seseorang segera masuk ke da

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.