Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 1677

Sementara itu, Legan hanya bisa menghela napas berulang kali. Dia memandang Adriel, tetapi tidak tahu harus berkata apa. Adriel tetap tenang. Dia duduk dengan santai di tempatnya, menggoyang-goyangkan gelas anggur merah, lalu menyesapnya perlahan. Setelah meminumnya, dia bahkan memberikan penilaian, "Rasanya cukup enak. Nanti bungkuskan beberapa botol untukku." Legan hanya bisa menghela napas panjang dengan penuh keputusasaan. Di sisi lain, Batra memegangi pipinya yang masih berbekas tamparan dari Legan. Dia hanya menatap Adriel dengan tatapan dingin, senyumnya penuh ejekan. Sebentar lagi kita akan lihat, sampai kapan Adriel bisa bertindak sombong! Pada saat itu, suasana tiba-tiba berubah ketika kerumunan orang di aula bergerak. Tampak sekelompok orang keluar dari lantai dua. "Siapa yang berani menantang keluarga Dinata?" Dalam sekejap, aura yang kuat meluap ke seluruh penjuru ruangan. Bayangan-bayangan orang bermunculan, mengepung tempat itu hingga tak ada celah. Kiran melihat Adriel,

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.