Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 26

Tangan Nadira seketika ditepis kasar. Lily berjalan mendekat, lalu merebut gaun itu. Sejak kali terakhir dipermalukan oleh Nadira dan seorang pria tidak dikenal di klub, lengannya masih sakit. Hari ini, dia bertekad mempermalukan Nadira. Lily mencibir, "Nadira, ini Hermes. Kamu bisa baca tulisan, 'kan? Apa pikirmu masih hidup sebagai sosialita utama yang langsung terbang ke peragaan busana?" "Kalian juga, para pengawal, apa-apaan ini? Sekarang, sudah nggak ada aturan lagi, ya? Bahkan, pengemis saja kalian biarkan masuk untuk mencemari mata konsumen VIP?" Pegawai toko buru-buru minta maaf pada Lily, lalu menatap Nadira dengan sorot menghina. Yovita ingin mendesak maju, tetapi Nadira mengulurkan tangan hingga gerakannya terhenti. Lily mengangkat angkuh gaun di tangannya. "Ini gaun malam rancangan khusus seharag 1,76 miliar rupiah buat Sabrina. Sekarang, kamu menikah sama preman yang jauh dari mampu membayar biaya pengobatanku. Memangnya sanggup beli sepotong kainnya saja? Eh, kamu pakai

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.