Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 100

Julio mengernyit. Suasana hatinya sangat buruk. Dia mengulurkan tangannya, lalu langsung mengambil Stella dari pelukan Ansel. Tubuh Stella terasa sangat panas. Mungkin karena aroma Julio lebih familier baginya. Saat Stella jatuh ke pelukannya, dia menjadi makin gelisah. Julio memeluknya dan berbalik untuk masuk ke dalam mobil. Dia menyentuh dahi Stella dengan tangan besarnya dan merasakan panas yang luar biasa. Stella merengek sambil terus membenamkan diri di tubuh Julio. Julio ingin dekat dengan Stella, tetapi tidak dalam situasi seperti ini. Dia tidak ingin mengambil keuntungan dari Stella. Dia menyalakan AC, mengambil selimut tipis di sampingnya dan menyelimuti Stella. Julio menjaga jarak aman sebisa mungkin. Dia berkata, "Segera pergi ke Kediaman Fulberto." "Panas." Awalnya, Stella merasa cukup panas. Namun, Julio masih menyelimutinya. Hal ini membuatnya makin kesal. Stella merengek dan ingin mengambil selimut itu. Selama perjalanan setengah jam, Julio membutuhkan banyak upaya untu

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.