Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 88

Namun, Sinta sama sekali tidak menyadari keanehannya. Dia menarik Linda sambil terus bertanya tanpa henti. "Bagaimana, bagaimana? Semalaman kamu nggak pulang, kamu sudah dekat dengan putra Keluarga Jonathan? Kalian sudah sampai tahap apa? Berapa lama lagi kamu akan menikah dengan putra Keluarga Jonathan untuk mengharumkan nama Keluarga Linggara?" "Bu, sekarang aku nggak ingin membicarakan hal itu. Aku lelah, aku ingin istirahat." Linda mengerutkan alisnya. Perasaan buruknya itu terlihat jelas. "Kenapa buru-buru? Nanti habis bicara, kamu masih punya banyak waktu untuk istirahat!" Sinta sama sekali tidak peduli perasaan Linda. Pikirannya hanya tentang pernikahan antara Keluarga Linggara dan Keluarga Jonathan. "Bu?" Linda menatap Ibu dengan tidak percaya. Bagaimanapun, Linda tetap anak kandungnya. Bagaimana mungkin Sinta bisa sama sekali tidak peduli padanya? "Ibu apanya. Aku kasih tahu, kalau urusan pernikahan dengan Keluarga Jonathan sampai batal lagi, jangan harap kamu bisa pulang lagi

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.