Webfic
เปิดแอป Webfic เพื่ออ่านเนื้อหาอันแสนวิเศษเพิ่มเติม

Bab 1369

Lilian menjadi sangat marah. Dia mengayunkan tinju kecilnya sambil menyahut dengan kesal, "Kamu yang barbar. Seluruh keluargamu adalah orang barbar. Apa pun yang terjadi, Yang Mulia nggak akan memperhatikanmu." "Memangnya dia akan memperhatikanmu?" balas Mailin tanpa menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Kedua wanita itu saling menatap sengit seperti ayam yang akan diadu, seolah-olah pertarungan antar wanita akan terjadi di saat berikutnya. Saat ini, Surya keluar sambil mengerutkan kening dan bertanya, "Apa yang kalian lakukan?" "Bukan apa-apa, aku cuma mengobrol sebentar dengan Lilian," sahut Mailin dengan nada lemah sambil menundukkan kepalanya. Melihat penampilan Mailin, Lilian merasa sangat marah hingga hatinya terasa gatal, tetapi dia hanya berkata, "Yang Mulia, aku di sini untuk mengantarkan buah untukmu." Lilian mengeluarkan sebuah apel, lalu menyerahkannya kepada Surya. Surya kehabisan kata-kata. Dia hanya bisa mengambil apel itu, lalu berkata, "Baiklah, cepat pergi dan istirahat

คลิกเพื่อคัดลอกลิงก์

ดาวน์โหลดแอป Webfic เพื่อปลดล็อกเนื้อหาที่น่าสนใจเพิ่มเติม

เปิดกล้องโทรศัพท์เพื่อสแกน หรือคัดลอกลิงก์แล้วเปิดในเบราว์เซอร์ของคุณ

© Webfic, สงวนลิขสิทธิ์

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.